Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun 2011-2012
MAN Tambakberas Jombang
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tambakberas Jombang berada di dalam pengawasan dan pembinaan Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang.
MAN Tambakberas menerima peserta didik baru untuk program :
1. Kelas Reguler
2. Kelas Unggulan
3. Kelas Keterampilan:
* Keterampilan Otomotif (1 kelas Putra)
* Keterampilan meubelair (1 kelas Putra)
* Keterampilan Tatabusana (1 kelas putri)
Waktu & Tempat Pendaftaran,
Pendaftaran dibuka mulai tanggal 11 Juni 2011 s/d. 4 Juli 2011
Waktu : Pukul 08.00 – 13.00 WIB
Tempat : Kantor Pusat MAN Tambakberas (PP. Bahrul Ulum Tambakberas Jombang) Jl. Merpati Tambakberas Jombang.
Telp.(0321) 862352, 08283481330 Fax. (0321) 855537
Syarat Pendaftaran,
1. Mengisi formulir pendaftaran
2. Menyerahkan fotocopi ijazah dan SKHUN MTs/SMP yang telah di legalisir sebanyak 2 lembar.
3. Menunjukkan Ijazah dan SKHUN aslinya.
4. Menyerahkan fotocopi NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) sebanyak 2 lembar.
5. Menyerahkan pas photo hitam putih 3x4 sebanyak 12 lembar.
6. Menyerahkan fotocopi Kartu Keluarga (KK) sebanyak 2 lembar.
7. Menyerahkan fotocopi prestasi akademik (sertifikat/piagam) bagi yang memiliki, masing-masing 2 lembar.
8. Membayar biaya pendaftaran Rp 75.000,- .
9. Menyerahkan fotocopi hasil test IQ, bagi yang memiliki, sebanyak 2 lembar.
Waktu Tes Seleksi
Tes dilaksanakan pada hari Selasa, 5 Juli 2011 jam 08.00 – 12.00 WIB.
Materi Tes,
Materi yang diujikan:
1. Kelas Reguler : Tes tulis dan praktik ibadah serta baca Al-Qur’an.
2. Kelas Unggulan: (1) Ujian Tulis: Matematika, IPA/sains, Bahasa Inggris, dan (2) Ujian Praktik: Praktik Ibadah, Membaca Al-Quran.
3. Kelas Keterampilan: (1) Ujian Tulis: Pengetahuan Dasar tentang Keterampilan dan (2) Ujian Praktik: Praktik Ibadah, Membaca Al-Qur’an.
Pada saat tes, peserta wajib membawa pencil 2B (koreksi menggunakan scanner).
Pengumuman Hasil Tes,
Pengumuman hasil tes pada hari Rabu, 6 Juli 2011 jam 08.00 WIB
Daftar Ulang,
Bagi calon siswa yang LULUS seleksi harus melaksanakan daftar ulang dengan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.
Pelaksanaan daftar ulang, sejak tanggal 6 – 7 Juli 2011
Masa Orientasi Siswa (MOS)
Pembelakalan siswa baru dilaksanakan pada hari Jum'at, 8 Juli 2011.
MOS dilaksanakan tanggal 9 – 11 Juli 2011
Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)
Dimulai Senin, 11 Juli 2011
Minggu, 24 April 2011
Senin, 04 April 2011
suasana x1 ips 3
ahad, 03,april,2011,
pukul;08;10. saat pelajaran MATEMATIKA suasana klas hening, kaku, ketegangan terasa sekali.
.''NURUL HASANAH'' yang biasanya ngobrol ngalor-ngidul dgn
''ANITA MUNJIDATUL'' kini diam tertunduk , tangan kanannya memutar2 pena, tak tau apa yang akan ia lakukan.. begitu juga dngn
anita munjidatul yang akrap d sapa ''JITUL '' tangan nya menggoyangkan pena di atas buku
tapi pikirannya kosong entah kemana,, tak tau apa yang ia tuliskan,,, si ''MAHARANI SEKAR KINANTI'' yang biasanya rajin sekali mengerjakan soal2 d lks sekarang cuman cengar-cengir gak jelas uda kayak kucing kehilangan kumisnya....
begtu juga dgan ''RENI FENITA'' yang duduk d sebelah rani .. tangan nya memegang kertas catatan lagu ,, entah berapakali dia mengulang membaca lagu itu tapi tdak brani menyuarakannya,, munkin,, seandainya kertas itu bisa lari,, dia akan lari meninggalkan rani yang memplototinya,,,,
''RINA FITRIYA'' yang biasa d panggil dengan sebutan ''BU LEK'' kini diam tanpa suara ,, bisanya dia selalu membuat keonaran di kelas sekarang lemah tak berdaya ,, matanya keriyep2.. dengan kepala d atas meja, tak berani bersuara,,,
Di sebelah ''MUNAWWIROTUL A'' , ''
ZAHROTUN NISA'' tak tau apa yang ia kerjakan ,kertas di tangan nya entah berapa puluh kali di bolak baliktak tau apa yang ia baca,,,
''NUNIK'' yang duduk d bangku nomer 3 dari depan entah kesambet apa, tumben , biasanya dia males2an sekarang membaca dengan khusyuk paket ''MATEMATIKA;'' entah berapa kali ia mengulang2 membaca tanda MIN, PLUS, BAGI. KALI, hanya itu taka ad yang lain,,,
AKU,, aku hanya menulis ini,,, SEBAGAI UNGKAPAN PERASAAN Q,,,
**SEmua murid tertunduk,,, tanpa kata sedikitpun....
begitu juga dengn ''KHOIRUN NISA'' Sang ''BINTANG PELAJAR'' jurusan SOSIAL yang biasanya lalu berkata sanggup mengerjakan soal matematika berapapun sekarang tertunduk lemah,,, tangan nya di atas meja memegang buku tapi pikirannya sealah2 MENEMBUS TEMBOK DAN JENDELA KACA YANG BISU....
''IBU E'' juga diam,,, tanpa sepatah katapun,,, MUNGKIN SUARANYA DI TABUNG UNTUK KLAS LAIN,,,, atau KEHABISAN BAHAN PEMBICARAAN UNTUK KAMI,,,, setelah 45 menit bicara tanpa henti,,,
ENTAHLAH,,, yang pasti pagi ini adalah pagi yang MENEGANGKAN,,,,
KAMI SEMUA ANAK IPS-3
BUKAN BERARTI TIDAK CINTA ''MATEMATIKA''
KAMI HANYA INGIN SERUKAN SATU KATA ''KAMI LUPA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!''
KAMI TAK PERNAH MENGANGGAP MATEMATIKA MUSUH BAGI KAMI....
KAMIN HANYA BUTUH WAKTU UNTUK MENCINTAI MTK SEPENUH HATI KAMI.. DENGAN TULUS DARI DASAR HATI KAMI..
YANG TERDALAM.,,,,,,,,,,,
95 m berlalu,,,, akhirntya aq dapat bernafas lega,,, buku ''NOTES YANG TERTINGGAL'' HANYA MEMBAWA GARA2.. waktu q sia2 95 menit,,,,,,,,,,,
TAPI...............
lumayan juga,,,, sedikit membebaskan otak q dari pelajaran mtk,............
hem,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
''matematika''........................ aku akan belajar mencintai moe....................
pukul;08;10. saat pelajaran MATEMATIKA suasana klas hening, kaku, ketegangan terasa sekali.
.''NURUL HASANAH'' yang biasanya ngobrol ngalor-ngidul dgn
''ANITA MUNJIDATUL'' kini diam tertunduk , tangan kanannya memutar2 pena, tak tau apa yang akan ia lakukan.. begitu juga dngn
anita munjidatul yang akrap d sapa ''JITUL '' tangan nya menggoyangkan pena di atas buku
tapi pikirannya kosong entah kemana,, tak tau apa yang ia tuliskan,,, si ''MAHARANI SEKAR KINANTI'' yang biasanya rajin sekali mengerjakan soal2 d lks sekarang cuman cengar-cengir gak jelas uda kayak kucing kehilangan kumisnya....
begtu juga dgan ''RENI FENITA'' yang duduk d sebelah rani .. tangan nya memegang kertas catatan lagu ,, entah berapakali dia mengulang membaca lagu itu tapi tdak brani menyuarakannya,, munkin,, seandainya kertas itu bisa lari,, dia akan lari meninggalkan rani yang memplototinya,,,,
''RINA FITRIYA'' yang biasa d panggil dengan sebutan ''BU LEK'' kini diam tanpa suara ,, bisanya dia selalu membuat keonaran di kelas sekarang lemah tak berdaya ,, matanya keriyep2.. dengan kepala d atas meja, tak berani bersuara,,,
Di sebelah ''MUNAWWIROTUL A'' , ''
ZAHROTUN NISA'' tak tau apa yang ia kerjakan ,kertas di tangan nya entah berapa puluh kali di bolak baliktak tau apa yang ia baca,,,
''NUNIK'' yang duduk d bangku nomer 3 dari depan entah kesambet apa, tumben , biasanya dia males2an sekarang membaca dengan khusyuk paket ''MATEMATIKA;'' entah berapa kali ia mengulang2 membaca tanda MIN, PLUS, BAGI. KALI, hanya itu taka ad yang lain,,,
AKU,, aku hanya menulis ini,,, SEBAGAI UNGKAPAN PERASAAN Q,,,
**SEmua murid tertunduk,,, tanpa kata sedikitpun....
begitu juga dengn ''KHOIRUN NISA'' Sang ''BINTANG PELAJAR'' jurusan SOSIAL yang biasanya lalu berkata sanggup mengerjakan soal matematika berapapun sekarang tertunduk lemah,,, tangan nya di atas meja memegang buku tapi pikirannya sealah2 MENEMBUS TEMBOK DAN JENDELA KACA YANG BISU....
''IBU E'' juga diam,,, tanpa sepatah katapun,,, MUNGKIN SUARANYA DI TABUNG UNTUK KLAS LAIN,,,, atau KEHABISAN BAHAN PEMBICARAAN UNTUK KAMI,,,, setelah 45 menit bicara tanpa henti,,,
ENTAHLAH,,, yang pasti pagi ini adalah pagi yang MENEGANGKAN,,,,
KAMI SEMUA ANAK IPS-3
BUKAN BERARTI TIDAK CINTA ''MATEMATIKA''
KAMI HANYA INGIN SERUKAN SATU KATA ''KAMI LUPA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!''
KAMI TAK PERNAH MENGANGGAP MATEMATIKA MUSUH BAGI KAMI....
KAMIN HANYA BUTUH WAKTU UNTUK MENCINTAI MTK SEPENUH HATI KAMI.. DENGAN TULUS DARI DASAR HATI KAMI..
YANG TERDALAM.,,,,,,,,,,,
95 m berlalu,,,, akhirntya aq dapat bernafas lega,,, buku ''NOTES YANG TERTINGGAL'' HANYA MEMBAWA GARA2.. waktu q sia2 95 menit,,,,,,,,,,,
TAPI...............
lumayan juga,,,, sedikit membebaskan otak q dari pelajaran mtk,............
hem,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
''matematika''........................ aku akan belajar mencintai moe....................
Selasa, 08 Maret 2011
ta'aruf dalam islam.,.,.,.,.
“ Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS. Al Hujurat [49]:13)
Pergaulan adalah satu cara seseorang untuk bersosialisasi dengan lingkungannya. Bergaul dengan orang lain menjadi satu kebutuhan yang sangat mendasar, bahkan bisa dikatakan wajib bagi setiap manusia yang “masih hidup” di dunia ini. Sungguh menjadi sesuatu yang aneh atau bahkan sangat langka, jika ada orang yang mampu hidup sendiri. Karena memang begitulah fitrah manusia. Manusia membutuhkan kehadiran orang lain dalam kehidupannya.
Tidak ada mahluk yang sama seratus persen di dunia ini. Semuanya diciptakan Allah berbeda-beda. Meski ada persamaan, tapi tetap semuanya berbeda. Begitu halnya dengan manusia. Lima milyar lebih manusia di dunia ini memiliki ciri, sifat, karakter, dan bentuk khas. Karena perbedaan itulah, maka sangat wajar ketika nantinya dalam bergaul sesama manusia akan terjadi banyak perbedaan sifat, karakter, maupun tingkah laku. Allah mencipatakan kita dengan segala perbedaannya sebagai wujud keagungan dan kekuasaan-Nya.
Maka dari itu, janganlah perbedaan menjadi penghalang kita untuk bergaul atau bersosialisasi dengan lingkungan sekitar kita. Anggaplah itu merupakan hal yang wajar, sehingga kita dapat menyikapi perbedaan tersebut dengan sikap yang wajar dan adil. Karena bisa jadi sesuatu yang tadinya kecil, tetapi karena salah menyikapi, akan menjadi hal yang besar. Itulah perbedaan. Tak ada yang dapat membedakan kita dengan orang lain, kecuali karena ketakwaannya kepada Allah SWT (QS. Al_Hujurat [49]:13)
Perbedaan bangsa, suku, bahasa, adat, dan kebiasaan menjadi satu paket ketika Allah menciptakan manusia, sehingga manusia dapat saling mengenal satu sama lainnya. Sekali lagi . tak ada yang dapat membedakan kecuali ketakwaannya.
Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu kita tumbuh kembangkan agar pergaulan kita dengan sesama muslim menjadi sesuatu yang indah sehingga mewujudkan ukhuwah islamiyah. Tiga kunci utama untuk mewujudkannya yaitu ta’aruf, tafahum, dan ta’awun. Inilah tiga kunci utama yang harus kita lakukan dalam pergaulan.
Ta’aruf. Apa jadinya ketika seseorang tidak mengenal orang lain? Mungkinkah mereka akan saling menyapa? Mungkinkah mereka akan saling menolong, membantu, atau memperhatikan? Atau mungkinkah ukhuwah islamiyah akan dapat terwujud?
Begitulah, ternyata ta’aruf atau saling mengenal menjadi suatu yang wajib ketika kita akan melangkah keluar untuk bersosialisasi dengan orang lain. Dengan ta’aruf kita dapat membedakan sifat, kesukuan, agama, kegemaran, karakter, dan semua ciri khas pada diri seseorang.
Tafahum. Memahami, merupakan langkah kedua yang harus kita lakukan ketika kita bergaul dengan orang lain. Setelah kita mengenal seseorang pastikan kita tahu juga semua yang ia sukai dan yang ia benci. Inilah bagian terpenting dalam pergaulan. Dengan memahami kita dapat memilah dan memilih siapa yang harus menjadi teman bergaul kita dan siapa yang harus kita jauhi, karena mungkin sifatnya jahat. Sebab, agama kita akan sangat ditentukan oleh agama teman dekat kita. Masih ingat ,”Bergaul dengan orang shalih ibarat bergaul dengan penjual minyak wangi, yang selalu memberi aroma yang harum setiap kita bersama dengannya. Sedang bergaul dengan yang jahat ibarat bergaul dengan tukang pandai besi yang akan memberikan bau asap besi ketika kita bersamanya.”
Tak dapat dipungkiri, ketika kita bergaul bersama dengan orang-orang shalih akan banyak sedikit membawa kita menuju kepada kesalihan. Dan begitu juga sebaliknya, ketika kita bergaul dengan orang yang akhlaknya buruk, pasti akan membawa kepada keburukan perilaku ( akhlakul majmumah ).
Ta’awun. Setelah mengenal dan memahami, rasanya ada yang kurang jika belum tumbuh sikap ta’awun (saling menolong). Karena inilah sesungguhnya yang akan menumbuhkan rasa cinta pada diri seseorang kepada kita. Bahkan Islam sangat menganjurkan kepada ummatnya untuk saling menolong dalam kebaikan dan takwa. Rasullulloh SAW telah mengatakan bahwa bukan termasuk umatnya orang yang tidak peduli dengan urusan umat Islam yang lain.
Ta’aruf, tafahum , dan ta’awun telah menjadi bagian penting yang harus kita lakukan. Tapi, semua itu tidak akan ada artinya jika dasarnya bukan ikhlas karena Allah. Ikhlas harus menjadi sesuatu yang utama, termasuk ketika kita mengenal, memahami, dan saling menolong. Selain itu, tumbuhkan rasa cinta dan benci karena Allah. Karena cinta dan benci karena Allah akan mendatangkan keridhaan Allah dan seluruh makhluknya.
Perbedaan Pacaran dan Ta'aruf dalam islam.
Pacaran : adalah budaya orang orang jahil yang tanpa melalu tertib tetap yang cenderung menghalalkan segala cara.
Contoh. Boleh jalan berdua,boleh berzina,boleh kapanpun bermaksiat,boleh sembunyi sembunyi dari orang tua,boleh berbohong,boleh berangan angan,boleh berandai andai.
Ta'aruf: perkenalan laki laki kepada wanita adalah yang dibolehkan dalam islam,dengan syarat dan tata cara tertentu dengan tertib yang tetap.
Contoh: harus diketahui wali perempuan,tidak boleh berbohong,niat harus benar,tidak boleh jalan berdua,tidak boleh pegangan tangan apalagi berzina,melihat hanya boleh wajah dan telapak tangan.
Jadi pacaran dalam islam jelas tidak ada. Istilah pacaran tidak ada dalam islam.
Kita sama sama mengingatkan untuk kebaikan. Untuk mendapatkan kebaikan dan kemuliaan dunia akherat harus dengan cara yang baik dan mulia juga.
Maha benar Allah.
Kita istiqomahkan diri dalam kebaikan. dan saling mencintai sesama mahluk Allah. jangan memilih dalam mencintai mahluk Allah,binatang sekalipun wajib kita cintai.
``~Mencintai Mahluk Allah,Berarti Mencintai diri Kita,Mencintai diri berarti menginginkan kebaikan buat diri kita,menginginkan kebaikan buat diri berarti mau taat kepada Allah~``
Pergaulan adalah satu cara seseorang untuk bersosialisasi dengan lingkungannya. Bergaul dengan orang lain menjadi satu kebutuhan yang sangat mendasar, bahkan bisa dikatakan wajib bagi setiap manusia yang “masih hidup” di dunia ini. Sungguh menjadi sesuatu yang aneh atau bahkan sangat langka, jika ada orang yang mampu hidup sendiri. Karena memang begitulah fitrah manusia. Manusia membutuhkan kehadiran orang lain dalam kehidupannya.
Tidak ada mahluk yang sama seratus persen di dunia ini. Semuanya diciptakan Allah berbeda-beda. Meski ada persamaan, tapi tetap semuanya berbeda. Begitu halnya dengan manusia. Lima milyar lebih manusia di dunia ini memiliki ciri, sifat, karakter, dan bentuk khas. Karena perbedaan itulah, maka sangat wajar ketika nantinya dalam bergaul sesama manusia akan terjadi banyak perbedaan sifat, karakter, maupun tingkah laku. Allah mencipatakan kita dengan segala perbedaannya sebagai wujud keagungan dan kekuasaan-Nya.
Maka dari itu, janganlah perbedaan menjadi penghalang kita untuk bergaul atau bersosialisasi dengan lingkungan sekitar kita. Anggaplah itu merupakan hal yang wajar, sehingga kita dapat menyikapi perbedaan tersebut dengan sikap yang wajar dan adil. Karena bisa jadi sesuatu yang tadinya kecil, tetapi karena salah menyikapi, akan menjadi hal yang besar. Itulah perbedaan. Tak ada yang dapat membedakan kita dengan orang lain, kecuali karena ketakwaannya kepada Allah SWT (QS. Al_Hujurat [49]:13)
Perbedaan bangsa, suku, bahasa, adat, dan kebiasaan menjadi satu paket ketika Allah menciptakan manusia, sehingga manusia dapat saling mengenal satu sama lainnya. Sekali lagi . tak ada yang dapat membedakan kecuali ketakwaannya.
Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu kita tumbuh kembangkan agar pergaulan kita dengan sesama muslim menjadi sesuatu yang indah sehingga mewujudkan ukhuwah islamiyah. Tiga kunci utama untuk mewujudkannya yaitu ta’aruf, tafahum, dan ta’awun. Inilah tiga kunci utama yang harus kita lakukan dalam pergaulan.
Ta’aruf. Apa jadinya ketika seseorang tidak mengenal orang lain? Mungkinkah mereka akan saling menyapa? Mungkinkah mereka akan saling menolong, membantu, atau memperhatikan? Atau mungkinkah ukhuwah islamiyah akan dapat terwujud?
Begitulah, ternyata ta’aruf atau saling mengenal menjadi suatu yang wajib ketika kita akan melangkah keluar untuk bersosialisasi dengan orang lain. Dengan ta’aruf kita dapat membedakan sifat, kesukuan, agama, kegemaran, karakter, dan semua ciri khas pada diri seseorang.
Tafahum. Memahami, merupakan langkah kedua yang harus kita lakukan ketika kita bergaul dengan orang lain. Setelah kita mengenal seseorang pastikan kita tahu juga semua yang ia sukai dan yang ia benci. Inilah bagian terpenting dalam pergaulan. Dengan memahami kita dapat memilah dan memilih siapa yang harus menjadi teman bergaul kita dan siapa yang harus kita jauhi, karena mungkin sifatnya jahat. Sebab, agama kita akan sangat ditentukan oleh agama teman dekat kita. Masih ingat ,”Bergaul dengan orang shalih ibarat bergaul dengan penjual minyak wangi, yang selalu memberi aroma yang harum setiap kita bersama dengannya. Sedang bergaul dengan yang jahat ibarat bergaul dengan tukang pandai besi yang akan memberikan bau asap besi ketika kita bersamanya.”
Tak dapat dipungkiri, ketika kita bergaul bersama dengan orang-orang shalih akan banyak sedikit membawa kita menuju kepada kesalihan. Dan begitu juga sebaliknya, ketika kita bergaul dengan orang yang akhlaknya buruk, pasti akan membawa kepada keburukan perilaku ( akhlakul majmumah ).
Ta’awun. Setelah mengenal dan memahami, rasanya ada yang kurang jika belum tumbuh sikap ta’awun (saling menolong). Karena inilah sesungguhnya yang akan menumbuhkan rasa cinta pada diri seseorang kepada kita. Bahkan Islam sangat menganjurkan kepada ummatnya untuk saling menolong dalam kebaikan dan takwa. Rasullulloh SAW telah mengatakan bahwa bukan termasuk umatnya orang yang tidak peduli dengan urusan umat Islam yang lain.
Ta’aruf, tafahum , dan ta’awun telah menjadi bagian penting yang harus kita lakukan. Tapi, semua itu tidak akan ada artinya jika dasarnya bukan ikhlas karena Allah. Ikhlas harus menjadi sesuatu yang utama, termasuk ketika kita mengenal, memahami, dan saling menolong. Selain itu, tumbuhkan rasa cinta dan benci karena Allah. Karena cinta dan benci karena Allah akan mendatangkan keridhaan Allah dan seluruh makhluknya.
Perbedaan Pacaran dan Ta'aruf dalam islam.
Pacaran : adalah budaya orang orang jahil yang tanpa melalu tertib tetap yang cenderung menghalalkan segala cara.
Contoh. Boleh jalan berdua,boleh berzina,boleh kapanpun bermaksiat,boleh sembunyi sembunyi dari orang tua,boleh berbohong,boleh berangan angan,boleh berandai andai.
Ta'aruf: perkenalan laki laki kepada wanita adalah yang dibolehkan dalam islam,dengan syarat dan tata cara tertentu dengan tertib yang tetap.
Contoh: harus diketahui wali perempuan,tidak boleh berbohong,niat harus benar,tidak boleh jalan berdua,tidak boleh pegangan tangan apalagi berzina,melihat hanya boleh wajah dan telapak tangan.
Jadi pacaran dalam islam jelas tidak ada. Istilah pacaran tidak ada dalam islam.
Kita sama sama mengingatkan untuk kebaikan. Untuk mendapatkan kebaikan dan kemuliaan dunia akherat harus dengan cara yang baik dan mulia juga.
Maha benar Allah.
Kita istiqomahkan diri dalam kebaikan. dan saling mencintai sesama mahluk Allah. jangan memilih dalam mencintai mahluk Allah,binatang sekalipun wajib kita cintai.
``~Mencintai Mahluk Allah,Berarti Mencintai diri Kita,Mencintai diri berarti menginginkan kebaikan buat diri kita,menginginkan kebaikan buat diri berarti mau taat kepada Allah~``
Langganan:
Postingan (Atom)

